Dear diary,
how long have I been in therapy for now?
I guess long enough that I can start seeing progress of all the inner work I have done so far
some highlight convos I had with my therapist
Her: "Gladys kamu cuman kasih dirimu waktu tidur 4 jam?!"
Me:"Eheheheh..makanya Dokter harus bantu aku..ehehhe."
Her: "Siap-siap, skincare, pergi sekolah. Sarapannya di mana Gladys?"
Me : #silence
Her: "Ya di siap-siap ya...disempatin sarapannya.."
Her: "Haru presentasi juga ekspektasi ke diri sendiri."
Me: "Ouh..harusnya ekspektasi ke luar ya..?"
Her: "Kalau ekspektasi keluar, kamu bakalan berantam terus sama lingkunganmu, teman-temanmu."
Me: "Aku ga pernah berantam sama teman-temanku."
Her: "Iya, karna kamu ekspektasi ke dirimu, jadinya kamu berantam sama dirimu terus."
Me: #DalamAti iya lagi...iya lagi...
Her: "Itu kemajuan Gladys."
Me: "Iya ya.."
Her: "Itu hasil usaha kamu. Kamu juga harus menghargai usahamu sendiri.."
Me: #DalamAti iya lagi :')
aku percaya Tuhan siapkan untuk segala kebaikanku dan jawaban doa-doaku.
Bahkan pengalaman berat dan kelam dalam tahun ini, Tuhan siapkan untuk mengobati semua luka yang aku sendiri tidak mampu sebutkan, ceritakan, sembuhkan sendiri.


No comments:
Post a Comment